Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Balanga Pamerkan 5 Koleksi pada Pameran Alat Musik Tradisional

📅 Senin, 22 Jul 2024, 16:23 WIB | Oleh:
Museum Balanga Pamerkan 5 Koleksi pada Pameran Alat Musik Tradisional Doc: ANTARA/HO-Museum Balanga
Ket. Edukator Museum Balanga Yaumil Oktarina menjelaskan koleksi yang ditampilkan dalam Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024, Tenggarong, 20-25 Juli 2024.

PALANGKA RAYA - Museum Balanga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), berpartisipasi dalam Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024 dengan memamerkan lima koleksinya.

"Untuk promosi kekayaan seni musik Kalimantan Tengah, khususnya alat musik tradisional. Kegiatan ini diharap dapat terus menstimulasi masyarakat agar terus aktif dalam melestarikan budaya," kata Kepala UPT Museum Balanga Hartini Titin dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Senin.

Dia menjelaskan Museum Balanga memiliki ragam koleksi etnografi dan dalam gelaran ini menampilkan lima koleksi alat musik tradisional yang kental dalam upacara ritual atau perayaan, diantaranya Gong Garantung, kacapi, Kangkanong Kenong, Gendang Tatau, serta rebab.

Pameran alat musik tradisional ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan keanekaragaman dan kekayaan budaya alat musik tradisional dan juga memperkuat jalinan antar-sesama museum Indonesia.

Melalui pameran ini, kata dia, diharap dapat memberikan manfaat berupa edukasi dari koleksi yang ditampilkan, rekreasi, dan pameran, yang disajikan kepada masyarakat.

"Pameran ini merupakan upaya dalam melestarikan seni musik leluhur," terangnya.

Adapun Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara 2024 berlangsung di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada 20-25 Juli 2024.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut diikuti oleh 31 museum provinsi se-Indonesia dan tiga kabupaten/kota di Kalimantan Timur, Kesultanan Kartanegara, maupun para pelaku seni dan budaya setempat.

Tak hanya menampilkan koleksi alat musik tradisional dari Pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Papua, rangkaian kegiatan selama pameran ini juga meliputi lokakarya sape, lomba kreasi alat musik daerah, lomba permainan tradisional, bazar UMKM, dan kunjungan ke desa budaya yaitu Desa Lekaq Kidau. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...

Swasembada Gula Dimulai dari Lampung

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Swasembada Gula Dimulai dar...
Link CCTV Pantau Demo 27 Agustus 2026 di DPR Jakarta, Cek Kondisi Jalan secara Live

Link CCTV Pantau Demo 27 Agustus 2026 di DPR Jakarta, Cek Kondisi Jalan secara Live

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.